love dan cinta

CINTA adalah kebebasan, karena setiap orang berhak untuk memilihnya,mengekspresikan dan menunjuk kpd siapa yang pantas untuk mendapatkannya. Tak ada batasan strata, kasta, dan kepantasan yg melekat dalam dunianya, karena cinta adalah pengakuan dari tanda-tanda.

CINTA adalah keikhlasan, membuat semua orang yang memilikinya merasa bahagia berbuat sesuatu untuk dirinya,orang lain, dan semua yang ada disekitarnya, tanpa perlu mereka mengetahui apa apa yg dilakukannya karena cinta adalah ibadah baginya.

CINTA adalah pembenaran dan pengecualian, karena seseorang yang mengalami cinta lebih mudah menerima pendapat pribadi dibandingkan orang lain, sebab cinta adalah keegoisan yang sempurna, dan disaat yang bersamaan cinta adalah pengecualian terhadap realitas/ akal (yg di)sehat(kan), pemikiran lazim sbagai standar idiologi orang waras kadang tidak berlaku, karena cinta adalah ego maka perasaan adalah hal prioritas, disuruh mati pun, orang ada yang mau, demi cinta.

saat itulah komposisi fungsi otak : otak kanan 80% dan otak kiri 5%, ( otak kanan penuh dgn persepsi cintanya yg labil, dan 5% otak kiri mikir bagaimana caranya bunuh diri yg bagus,efisien dan efektif dan sisanya mungkin tidak berpungsi karena syaraf corpus callosum nya hampir putus ( hmmm)  karena cinta secara ilmiah adalah klik disini untuk penjelasan

CINTA adalah realitas , orang yang sedang jatuh cinta sesungguhnya sedang mengalami kemiskinan emosional (kurang perhatian, sehingga dia ingin diperhatikan orang lain, rapuh karena ia tidak memiliki kekuatan untuk hidup sendiri untuk itulah ia “meminta” seseorang untuk melindunginya,kurang bahagia, untuk itulah ia mencari kebahagiaan lain dengan cara membahagiakan orang tersebut), cinta adalah pelarian dari ketidaknyamanan kamuflase personal false perfection, cinta adalah kebohongan yang diperhalus sebab ketika dia memberikan bantuan kepada orang lain baik moral, materi dan apapun kau menyebutnya) sehingga ia tampak sempurna tp sesungguhnya ia adalah sama atau jauh lebih buruk keadaannya psikologis.

CINTA adalah bagaimana cara kita menjual diri kepada orang lain, karena cinta tidak buta, butuh banyak kriteria tertentu yang harus dipenuhi agar diri kita diterima oleh orang lain, dan seperti hukum kapitalis “yang terkuat bakal jadi pemenang” sehingga factor survival dalam diri kita mutlak dibutuhkan agar memiliki “nilai ekonomi kepribadian” untuk bisa bersaing dgn orang lain, hal itu ditunjukan bagaimana kita merayu, memberikan janji2 dengan banyak demonstrasi dan pengharapkan dengan kata-kata seperti seorang sastrawan pikun.

CINTA adalah fakta yg relatif, cinta tidak dapat didefinisikan dan dijelaskan dgn cara apapun, karena cinta adalah perspektif pribadi yang berbeda dgn orang lain, dan pemahamannya berbeda tergantung dari pengalaman yang pernah dialaminya, dan kadarnya selalu berubah. maka jangan terlalu percaya pada orang yang mengatakan cinta, seperti halnya rumus hukum Gravitasi Universal Newton, ” semakin besar kaumencintai maka semakin besar pula kau merasakan luka” karena peluang untuk itu tetap ada. Cinta adalah keanehan yang dimaafkan

<CINTA adalah ………..nantilah dilanjut lagi