pilihan
sekejap saja aku rasakan
kilasan cahaya menutup mata
membawa aku pulang
diatas bulan dan bintang
tak ada batasan dalam ruang
———————————————————————————————–
kekhilafan
syahdu dalam kelam
hanya sedikit mata terbuka
memandang malam
setinggi bintang, rayu menyapa
…
lepaskan dahaga, tanggalkan semua urusan dunia
aku berdiri diantara imaji
———————————————————————————————–
dalam rona
cobalah sejenak kau menerawang
dalam malam mendekap
bulan, bintang, awan sekedar terlihat putih
dan tatapanmu terhenti
disatu titik yang tak kau mengerti
coba saja kau ucapkan


Athy 5:59 am pada November 17, 2011 Permalink |
Hemmm supaya apa?
Kiran Nirmala 12:24 pm pada November 24, 2011 Permalink |
bagus.
zulfi Buffme up 3:50 am pada Februari 21, 2012 Permalink |
bagus
jhae jaenudin 4:49 am pada April 1, 2012 Permalink |
puisi anda sangat bgs sekali…