Menjelang malam

Diseka jendela, diantara dinding buta

Memandang langit yang redup

Tanpa bintang, sesaat angin malam datang menampar

Malam apa lagi ini ?

Semua sayu, syahdu dalam khusyu seolah berdoa dalam dzikir kepada-Nya

……

Aku terpana

Aku bersuka dalam duka

Betapa tidak, kerinduan malam ini jarang kutemui

Terlalu sesak pikiran ini dengan fatamorgana

Hilang dalam samar pengejaran

Demi cita dan juga ambisi pragmatis

………….

Malam ini

Aku seka langit-Mu dengan takbir takzim

Seraya mengajukan keluhan

Dalam kepastianku, diantara pembenaran

Masih ada sedikit pertanyaan

Atau bahkan akan banyak pertanyaan yang muncul kemudian

Atas segala, diantara sirat atmosfer ke’’aku’’an

……..

Berkaca pada rupa

Terkadang aku hilang dalam pengetahuanku sendiri

Termakan idealisme, tersesat dalam jalan yang kubuat

….

Malam ini

Biarkan kita berbagi

Antara rasa dan pesona dunia

Tanpa kata tanpa symbol

Hanya ada keheningan dan perenungan

Semua menyatu, semua membatas tak tentu