Fatamorgana 

Cinta meracun di jalanan
terhempas angin terpendam
di sela gedung dan trotoar jalan
terbawa arus metropolitan
sebentar hinggap dalam pelukan

langit membiru
dan awan menjadi benalu disaat itu
ahhh indah kurasakan cinta mengharu
dalam senyuman, dalam kelukaan
tak beda rasa keduanya..
masih berjalan diantara keramaian
menerjang jalang dalam pikiran
dirimu serupa fatamorgana di gurun sahara
bias lautan dikejauhan.

aku gontai berjalan

pagi
enggan kuberjalan lagi
tak tentu arah kudapati
hilang peran, sesaat terbungkam dalam imaji

kini…
dunia semati tugu
menjalar jauh hingga waktu menyadarkan
INI HANYA SESAAT WAKTU TEMPAT BERTEMU REALITAS YANG BUKAN TUK KUMILIKI
aku kembali….