saban sore 

Bersembunyi dalam tirai bambu

Mata kecil memandang sayu dekat jendela  kala itu

Memandang penuh sesosok tubuh tua

Memikul jerami dipematang sawah

Tanpa lelah, sedikit mata saja yang bicara

Ahh sore itu begitu sendu, serupa guratan kerut kening tubuh tua

(baca lanjutannya)