Tagged: renungan RSS Toggle Comment Threads | Tombol Pintas

  • hermantea 5:19 pm pada August 8, 2010 Permalink | Balas
    Tags: arti, jatuh cinta, renungan   

    Kenapa Jatuh Cinta ? 

    Kenapa harus disebut jatuh cinta ??

    Bukankah jatuh itu menyakitkan ?

    Jatuh itu artinya terpuruk , jatuh itu terlepas dari pegangan,

    Dan jatuh itu berarti turun ke level yang lebih rendah..

    Kenapa mesti jatuh ?

    …..

    Bukankah cinta itu indah, cinta itu menyejukkan

    Cinta menguatkan ikatan agar kita tidak terlepas

    Cinta membuat kita naik ke level yang lebih tinggi dalam hidup

    Cinta itu menyenangkan, cinta itu the beauty of life..!!

    ……

    Kenapa mesti jatuh cinta ?

    Kenapa Bukan bangun cinta, lari cinta dan tergoda cinta atau kata apapun selain jatuh cinta itu..

    Apakah karena orang yang sedang mengalami “Empty Ness Syndrom” lebih merasakan cinta yang sebenarnya ?

    Apakah karena cinta itu identik dengan rindu, kekurangan secara emosional, pengharapan atau bahkan keputus asaan ??

    Apakah hanya karena kesepakatan bersama maka pembenaran itu diterima begitu saja ?

    Why ?

    cinta

     
  • hermantea 5:28 pm pada May 11, 2010 Permalink | Balas
    Tags: artikel, , idealis, menurut saya, pemikiran, politik, renungan, sinetron,   

    menurut saya …. 

    Menurut saya…

    Setiap manusia adalah master of product yang memiliki spesifikasi dan fungsinya sendiri, terlahir sempurna yang diciftakan-Nya, meski secara lahiryah ada diantaranya yang cacat secara fisik maupun mental, tetap saja dia sempurna.

    Sinetron yanga ada di televisi tidak jauh lebih baik dari pembodohan massal, dan hampir mayoritas diantaranya bermuatan social inequality (kesenjangan social ), dimana sikaya lebih sering digambarkan sebagai tokoh antagonis, alur ceritanya selalu menguras emosi penonton ( ingat bukan hanya orang dewasa yng menonton, tapi juga anak – anak yang lebih mudah terpengaruh oleh lingkungan luarnya )

    Berita yang disajikan TV One terlalu lebay  bagi saya ( kadang – kadang ), dan lebih baik menonton Metrotivi yang jauh lebih proporsional, tidak dibesar – besar kan, dan diulang – ulang dengan kemasan yang berbeda..tapi kadang saya suka dengan presenternya yang menarik dan “cantik” dalam berkata – kata, apalagi ketika mempertemukan dua kubu yang berbeda, dan membuat mereka beradu argument,  saya suka karena disana Nampak jelas motif dari kepentingan mereka.

    …Baca lanjutannya…

     
  • hermantea 3:00 am pada May 8, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , renungan, sukses   

    seperti apa aku ? 

    lalu seperti apa aku nantinya ?
    jika hari ini aku masih berdiam diri
    berputar di lingkaran keseharian
    merupa serupa peran yag sama
    hanya beda diantara keduanya.

    lalu seperti apa aku nantinya ?
    jika saat ini adalah aku yang berpikir terlalu realistis ( meski kadang perlu)
    imajinasi terbatas realita, harapan berpijjak dalam genggaman
    terlalu menjadi permisif pada mahzab
    kebutaan diantara terang benderang terhalang kertas yang penuh coretan

    …baca lanjutannya….

     
  • hermantea 2:41 am pada May 6, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , , rela, renungan   

    ikhlas itu…. 

    ikhlas

    “Saya sudah ikhlaskan dia pergi kawan, mungkin ini yang terbaik yang Allah berikan kepada saya “, begitu ujar  seorang kawan  kepada  saya suatu ketika Ibunya meninggal beberapa tahun lalu, masih segar dalam ingatan betapa dia  (kawan saya ) tegar dan tak Nampak sedikitpun air mata keluar dari mata yang asimetrisnya ( jika istilah juling  terlalu berlebihan ) padahal beberapa waktu lalu ibunya masih sehat walafiat,, namun itulah Takdir, kadang peristiwa apapun tidak pernah kita bisa prediksi , tidak ada firasat seperti  cerita beberapa orang yang mendapatkan hal-hal aneh pertanda akan ada hal besar yang datang. Dia tetap tegar, meski dia sendiri pasti sadar ini adalah berarti untuk hari ini dan hari berikutnya tidak aka nada lagi sosok ibu yang mengayominya dan mendewasakan psikologisnya dengan muatan moral yang tidak akan anda temui disekolah ataupun orang lain dimanapun, dengan kasih sayangnya anda mampu mampu melunakkan hidup anda, penyeimbang dalam kehidupan. Saat itu betapa irinya saya menyaksikan sikap kawan saya ini, subhanallah

    Tahukah anda ikhlas itu apa ?

    Jangan menunggu jawaban dari saya, karena sayapun masih mendalaminya. Tapi berdasarkan pemahaman saya ikhlas itu adalah rela melakukan sesuatu tanpa berharap adanya balasan

    ….baca lanjutannya…..

     
  • hermantea 1:12 pm pada May 3, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , renungan   

    saya tidak bisa…! 

    pernahkah anda berpikir, saat anda tidak bisa menjadi apa yang menjadi yang anda harapkan,atau  ketika melihat orang yang sukses dengan usahanya, lalu seseorang bertanya kepada anda  ” kenapa anda tidak melakukan hal tersebut ? ” dan anda pun menjawab dengan lugas ” saya tidak bisa “,  dan hebatnya anda merasa jawaban itu memang benar dan relevan dengan situasi anda saat ini. Itulah yang pernah ( dan seringnya ) saya alami saat ini dan hari – hari sebelumnya, saat kebenaran ..baca lanjutannya….

     
  • hermantea 1:45 pm pada April 29, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , renungan   

    dan akupun bertanya ( sebuah renungan ) 

    Dan Akupun Bertanya……

    Mengapa seseorang Yahudi diperbolehkan memelihara janggut untuk mengamalkan kepercayaannya…
    …tetapi bila seorang Muslim berbuat demikian, dia dianggap ekstrim dan teroris?

    Mengapa seseorang rahib boleh mengenakan pakaian keseluruh tubuhnya karena memperhambakan diri kepada Tuhannya…
    …tetapi bila seseorang Muslimah melakukan hal yang sama, dia ditekan dan dicurigai?

    ..baca lanjutannya…

    renungan

     
  • hermantea 4:23 pm pada April 18, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , renungan   

    aku semu 

    jika saja hari ini
    aku terlalu berbagi pada dunia
    menyapa, bercanda, memeluk erat seisi penghuninya
    terlalu erat menggenggam
    seakan aku dan dia bersetubuh dalam satu waktu
    hilang sadar, hilang bekal
    menjadi hina dalam gemerlap maya

    …baca lanjutannya…

     
  • hermantea 12:28 am pada April 5, 2010 Permalink | Balas
    Tags: , renungan   

    fatamorgana di pagi hari 

    berawal dari membuka mata

    pikiran langsung berhambur keluar di sekap kepala

    dikamar kecil 1 x 2 meter, aku memeluk dunia

    dunia kecil dalam awal pagi

    tak sempat beranjak dari tempat tidur

    pandangan terhalang praduga prematur

    banyak pertanyaan untuk hari ini

    adakah hari ini lebih baik ?

    apakah aku akan melewatinya seperti terbiasa dengan hari yang lainnya ?

    mampukah aku taklukan lingkaran waktu ?

    ataukah justru aku tenggelam di keramaian.

    tak tahu nasib waktu membawaku

    segumpal niat telah aku siapkan

    sedikit pengetahuan aku jadikan pijakan

    tapi tetap saja kegelisahan menjelang datang

    ………….

    fatamorgana di pagi hari

    banyak pikiran ternyata yang melewati realita

    merangkak maju atau justru menyeretku ke dalam pengkerdilan

    …..

     
  • hermantea 4:04 pm pada July 17, 2009 Permalink | Balas
    Tags: renungan   

    optimis menghadapi krisis (keadaan) 

    Pernahkah terpikir kita mengapa pita film untuk kamera foto dikenal dengan film negative? Mungkin karena kita hanya melihat bayangan hitam gelap dan kelabu disana, namun bila kita bersedia mencuci dan mencetaknya dengan baik, kita akan dapati nuansa indah penuh warna-warni sebagaimana yang kita harapkan. Demikian halnya pikiran pikiran seseorang yang hanya merekam gambar kelam dari setiap kejadian. Ia takkan  mendapati warna-warni kehidupan, karena cahaya ditangkap sebagai kegelapan. Untuk itulah, mengapa kita diperintahkan untuk selalu melihat segala sesuatu dengan kacamata positif dan sikaf , optimis; memandang sesuatu dari segi yang baik dan menyenangkan.  Apalagi kehidupan ini selalu penuh warna-warni. Cobaan selalu datang silih berganti, terkadang berupa kebaikan dan terkadang keburukan [Qs al-Anbiyâ’ [21]:35] baca lanjutannya..

     
c
Tulis postingan baru
j
tulisan berikutnya/komentar berikutnya
k
tulisan sebelumnya/komentar sebelumnya
r
reply
e
sunting
o
tampilkan/sembunyikan komentar
t
ke atas
l
masuk ke log
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.